Cara Mengatasi Masalah Kesulitan Hidup

Cara Mengatasi Masalah Kesulitan Hidup

Sebuah kesulitan dapat membuat hidup anda ambruk, atau dapat pula mendorong anda untuk bangkit dan lebih maju. Tergantung bagaimana anda menyelesaikannya. Bagaimana cara mengatasi kesulitan hidup?

“Musibah adalah bagaikan pisau yang bisa bermanfaat bagi kita atau melukai kita. Tergantung apakah kita memegangnya pada bagian yang tajam atau gagangnya” kata James Russel Lowell.

Sebilah Pisau

Bila anda menggenggam kesulitan itu pada bagian yang tajam, ia akan melukai anda. Bila anda menggenggamnya pada gagangnya, maka anda dapat menggunakannya secara konstruktif. Mungkin agak sulit untuk menangani pada gagangnya, tapi hal itu bisa dilaksanakan. Hal tersebut memanglah sudah pasti. Ada beberapa teknik praktis untuk melakukannya, yang pernah dicoba dan diuji oleh orang.

Namun sebelum kita membicarakan tentang hal tersebut, baiknya anda bersyukur bila anda menghadapi kesulitan. Hidup ini akan hilang nilainya tanpa kesulitan-kesulitan. Meskipun unsur kesulitan itu dalam hidup merupakan aspek yang tidak menyenangkan, namun kesulitan itu masih tetap diperlukan untuk pertumbuhan dan pengarahan hidup kita.

Pada hakekatnya masalah-masalah adalah pertanda kehidupan itu sendiri. Sebenarnya semakin banyak masalah yang anda hadapi, semakin banyak anda berkecimpung dalam hidup. Satu-satunya tempat yang saya perhatikan tidak terdapat masalah adalah didaerah perkuburan “fakta“. Disana hanya terdapat orang-orang yang sudah mati. Bersyukurlah bahwa Allah masih mempercayakan anda dengan sejumlah kesulitan. Anda harus bangga, Allah menaruh kepercayaan terhadap anda dapat menangani kesulitan-kesulitan itu.

I Can
“Selesaikanlah satu kesulitan, berarti anda telah mencegah seratus kesulitan lainnya yang mungkin menimpa”

Berikut tehnik tentang bagaimana mengatasi kesulitan :

Bersikap Tenang, Diam dan Mantap

Bersikap tenang, diam dan mantap, anda tak mungkin mengatasi sepenuhnya suatu kesulitan bila mental anda tidak berada dalam keadaan tenang. Adalah sangat penting sekali untuk berpikir tenang. Bila timbul suatu kesulitan, memang kecenderungan pertama bagi kita adalah menjadi bingung, bahkan kadang-kadang panik. Dengan gugup kita beranggapan bahwa masalah itu harus dipecahkan langsung secara cepat. Harus dilakukan dengan segera.

Bila mental anda berada dalam keadaan bingung, maka jawaban-jawaban yang rasional terhadap masalah itu akan cenderung menjauhi diri anda. Tapi bila anda berada dalam keadaan tenang, maka pikiran anda akan mengendap kedasar pemikiran yang masuk akal.

Itulah sebabnya sangat ditekankan betapa pentingnya belajar bersikap tenang dalam menghadapi kesulitan-kesulitan hidup.

Bersikap diam adalah unsur pembentuk pola pemikiran hal-hal yang besar” kata Carlyle

speak up

Bersikap tenang akan membuka jalan bagi pemikiran kita kearah gambaran yang lebih jelas. Gambaran dari Allah yang akan bekerja didalam diri anda. Petunjuk Allah selalu diucapkan dengan suara yang halus dan tenang. Anda tidak mungkin menerima Kehendak Allah atau petunjukNya ditengah suara yang gaduh, khususnya kegaduhan didalam diri seseorang. Jadi tehniknya adalah anda harus membiarkan diri anda tengggelam dalam suasana tentram dan santai, penuh iman dan keyakinan, dimana pemikiran yang terang dimungkinkan olehnya. Maka jalan pengarahan akan terbentang bagi anda dalam mengatasi kesulitan.

Orang-orang Jepang nampaknya sangat efisien dalam mempraktikan sikap tenang. Malah merupakan salah satu sifat yang sangat dikagumi, yakni kemampuan mereka untuk bersikap tenang, mantap dan tidak kelabakan dalam menghadapi suatu kemelut hidup. Mempraktikan sikap tenang sebenarnya merupakan tatakrama yang penting di Jepang. Kadang-kadang hal tersebut biasa disebut “Ryomi” yang diartikan “selera yang sejuk/suatu penyegaran“, istilah umumnya adalah bersemedi.

Oleh karena kita tidak tinggal di Jepang, maka kita harus memperkembangkan sikap “Ryomi” tersebut pada diri kita sendiri. Sebenarnya hal semacam ini sudah ada dalam tradisi agama kita. Agama-agama di dunia umumnya berasal dari benua timur, karenanya nilai ketenangan dan semedi sangat ditekankan. Dianjurkan misalnya agar kita mengucilkan diri dan beristirahat seketika.

ryomi

Oleh karena kita tidak tinggal di Jepang, kita harus memperkembangkan semacam “Ryomi” untuk kita sendiri. Sebenarnya hal semacam ini sudah ada dalam tradisi agama kita. Agama-agama di dunia umumnya berasal dari benua timur, karenanya nilai ketenangan ata semedi sangat ditekankan. Dianjurkan misalnya agar kita mengucilkan diri dan beristirahat sejenak.

Sesungguhnya salah satu saat yang paling kreatif ialah saat kita sembahyang. Bila anda menghadapi sesuatu masalah yang harus dipecahkan, carilah tempat yang sepi untuk bersemedi dimana tidak terdapat kesibukan. Duduklah dengan tenang sambil memusatkan pikiran anda. Biarkan segala otot-otot tubuh anda bebas lepas dari segala bentuk ketegangan, sampai anda mencapai sikap santai.

semedi

Lalu praktikan secara sadar arti kehadiran Allah bersama diri anda. Ucapkanlah doa pengukuhan yang berikut ini. Ulangi perlahan-lahan dan berkali-kali : Engkau hadir dimana-mana ya Allah, juga disini. Biarlah Engkau hadir kepadaku dengan kedamaian yang membawa kepulihan. Pikiranku semakin terang. Biarlah Engkau memberi jawaban untukku. Jawaban yang tepat atas kesulitanku”.

Lalu kosongkanlah segala jalan pikiran yang tidak baik, yang mungkin masih bersarang didalamnya. Maafkanlah setiap orang, maafkanlah diri anda juga. Dengan perlahan hendaklah anda ucapkan “Saya maafkan si-Anu” (sebutkan namanya). Hitunglah sejumlah peristiwa yang menyenangkan anda dengan penuh rasa syukur. Begitu pula sejumlah peristiwa yang anda masih patut bersyukur. Tak perlu tergesa-gesa. Berdiam dirilah dengan tentram bersama kehadiran Allah. Cobalah lakukan eksperimen ini dalam suasana tenang yang kreatif. Betul-betul merupakan metode yang mujarab dalam menangani kesulitan.

Dzikir Qolbu adalah Mengingat Allah tanpa mengingat yang lain. Meditasi adalah Mengosongkan pikiran sambil mengulang-ulang nama Tuhan. Berkomukasi dengan Allah dengan cara berserah diri kepadaNya.

Setiap agama, berbeda cara menenangkan diri dalam menghadapi dan menangani setiap kesulitan yang sedang dihadapi.

Selamat mencoba!

 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: